Dalil-dalil berikut ini kami ambil dari
beberapa sumber yang kami miliki seperti Al Qur'an, Hadits Shohih
Bukhori, Shohih Muslim, Ath Thibbun Nabawi, Mukhtarul Ahadits An
Nabawiyyah, Khozinatul Asror, Al Ajwibah Al Gholiyah Fii 'Aqidatil Firqotin Naajiyah dan lain-lain.
PERTOLONGAN ALLAH BAGI YANG ZIKIR.
Sesungguhnya ALLAH berfirman,
"Aku bersama hamba-Ku selama dia ingat kepada-Ku atau menyebut
nama-Ku dan kedua bibirnya selalu bergerak dengan menyebut-Ku"
(HR. Ahmad dari Abu Huroiroh)
TERKABULNYA DOA TERGANTUNG PERSANGKAAN MANUSIA KEPADA ALLAH.
ALLAH berfirman, "ANA 'INDA ZHONNI 'ABDII BII WA ANA MA'AHU IDZAA
DZAKARONII". Artinya : "Aku tergantung persangkaan hamba-Ku
kepada-Ku dan Aku bersamanya jika dia mengingat dan menyebut-Ku"
ZIKIR ATAU WIRID ITU HARUS ISTIQOMAH (TERUS MENERUS).
Diriwayatkan
dari 'Aisyah ra, bahwa Nabi bersabda, "AHABBUL A'MAALI ILALLAAHI
ADWAAMUHAA WA-IN QOLLA". Artinya, "Perbuatan yang
paling dicintai ALLAH adalah yang terus menerus walaupun hanya sedikit".
(HR. Bukhori dan Muslim)
MA'UNAH BAGI MANUSIA.
Sesungguhnya ALLAH akan menurunkan
MA'UNAH (Pertolongan) seukuran saat yang ditentukan dan akan menurunkan
kesabaran seukuran bala (ujian-Nya)
(HR. Ibnu 'Adi dari Abu Hurioiroh)
HAKIKAT MINTA TOLONG.
Kepada Engkaulah kami menyembah
dan kepada Engkaulah kami meminta pertolongan
(Surat Al Fatihah
ayat 5)
TAWASSUL (PERANTARAAN) MINTA TOLONG MELALUI MAKHLUK ALLAH.
Dan minta pertolonganlah kalian melalui Kesabaran dan Solat
(Surat
Al Baqoroh ayat 45)
BANTUAN MALAIKAT.
Ya (cukup), jika kamu bersabar dan
bersiap siaga dan mereka datang menyerang kamu dengan seketika itu
juga, pasti ALLAH menolong kamu dengan 5000 malaikat yang memakai
tanda
(Surat Ali Imron ayat 125)
PERTOLONGAN BAGI YANG SELALU INGAT ALLAH.
Nabi SAW bersabda,
"TA'ARROF ILALLAAHI FIR RO-KHOO-I YA'RIFKA FISY SYIDDAH".
Artinya : "Berkenalanlah (ingatlah) kepada ALLAH dikala senang,
maka ALLAH pasti akan mengingatmu dikala susah"
(Hadits
Muttafaq 'Alayhi)
DOA MENOLAK TAKDIR.
Sesungguhnya seseorang akan susah
rizikinya karena dosa yang menimpanya, tidak ada yang dapat menolak
takdir kecuali Do'a dan tidak ada yang dapat menambah umur kecuali
berbuat baik
(HR. Ibnu Hiban dari Tsauban)
MENOLONG DENGAN DOA.
Doanya orang Islam untuk saudaranya
(seiman) pada saat temannya tidak mengetahuinya akan ALLAH kabulkan,
di kepala orang yang berdoa itu ada malaikat yang diwakilkan kepadanya,
setiap dia berdoa untuk saudaranya dengan baik, maka berkatalah malaikat
itu : "AAMIIN (kabulkan Ya ALLAH), dan bagi kamu seperti tu"
(HR. Ahmad dari Abu Darda')
DOA ORANG YANG DIANIAYA PASTI DIKABULKAN.
Takutlah terhadap
doanya orang yang teraniaya, maka sesungguhnya tidak ada penghalang
antara doanya orang yang teraniaya dengan ALLAH
(HR. Turmudzi)
DOA HARUS YAKIN DIKABULKAN.
Berdoalah kalian dalam keadaan yakin dikabulkan
(Alhadits)
BISA MENJADIKAN SYIRIK PEMAKAINYA.
Diterima dari Abdullah,
ia berkata: Saya mendengar Rasulullah saw bersabda, "Sesungguhnya
jampi-jampi, tangkal-tangkal dan pelet menjadikan musyrik."
(Ibnu
HIbban)
Catatan : Bisa menjadikan Syirik jika sumbernya bukan Islami, kalimatnya tidak dimengerti artinya, diyakini bendanya atau kalimatnya yang mempunyai manfaat dan mudhorrot bukan ALLAHnya.
JAMPI YANG BERMANFAAT.
Tidak ada jampi-jampi (yang lebih
utama dan lebih bermanfaat) kecuali untuk penyakit 'Ain (mata jahat)
dan keracunan
(HR. Abu Daud)
BOLEHNYA JAMPI UNTUK PENYAKIT.
Rasulullah SAW memberi
keringanan dengan jampi-jampi untuk penyakit 'Ain, keracunan dan kesemutan"
(HR. Imam Muslim dari Anas)
MANTRA SUCI.
Dari Abu Sa'id Al Khudry, sesungguhnya Jibril
as pernah mendatangi Nabi SAW lalu berkata, "Hai Muhammad,
apakah kau telah mengadu sakit". Nabi menjawab, "Ya".
Lalu Jibril as berkata, "Dengan nama ALLAH aku menjampi-jampi
kamu, dari segala penyakit yang menyakitimu, dan dari segala jiwa
atau mata orang yang dengki, ALLAH akan menyembuhkanmu, dengan nama
ALLAH aku menjampi kamu
(HR. Imam Muslim, Turmudzi dan Nasai)
JAMPI YANG BERMANFAAT.
Sahl bin Hunaif bertanya kepada Nabi
SAW, "Apakah jampi-jampi itu baik?" Nabi menjawab,
"Tidak ada jampi-jampi yang lebih bermanfaat kecuali untuk
peyakit mata jahat, keracunan dan sengatan binatang berbisa"
(HR. Abu Daud)
BOLEHNYA JAMPI UNTUK PENYAKIT. 'Aisyah berkata,
"Rasulullah SAW memberi keringanan dalam masalah jampi-jampi
untuk penyakit sengatan/patukan ular dan kalajengking"
(HR.
Ibnu Majah)
JAMPI ATAU MANTRA BOLEH ASAL TIDAK BERTENTANGAN DENGAN AKIDAH
DAN SYARI'AT.
Diriwayatkan dari Ibnu Syihab Az Zuhri dia berkata,
"Sebagian sahabat Rusulullah SAW pernah disengat/patuk ular
maka Nabi SAW berkata, "Apakah ada orang yang bisa menjampinya?. Maka
sahabat menjawab, "Sesungguhnya keluarga Hazm mereka membaca
jampi-jampi untuk sengatan/patukan ular, maka ketika Engkau melarang
jampi-jampi, mereka meninggalkan jampi-jampi tersebut." Nabi
bersabda, "Panggillah 'Umaroh bin Hazm !" Lalu
mereka memanggilnya lalu Umaroh menyodorkan jampi-jampinya, lalu Nabi
bersabda, "Tidak apa-apa jampi-jampinya". Maka
Nabi mengizinkannya kemudian ia membaca jampi-jampinya.
(HR. Ibnu
Majah, Bukhori, Muslim, Nasai dan Ahmad)
Dari 'Auf bin Malik dia berkata : "Sesungguhnya kami membaca jampi di jaman jahliyyah, maka kami berkata: Wahai Rosulallaah bagaimana pendapatmu terhadap demikian itu? Lalu Nabi berkata : Sodorkan kepadaku jampi-jampi kalian, tidak apa-apa dengan jampi-jampi apabila tidak ada syirik di dalamnya"
(HR. Muslim dan selainnya)
AZIMAT BERUPA TULISAN DOA-DOA
Habib Zaynul 'Abidin Ba'alawi berkata dalam kitabnya Al Ajwibah Al Gholiyah Fii 'Aqidatil Firqotin Naajiyah bab Berobat dengan Al Qur'an dan Nama-nama ALLAH : "Boleh menulis tangkal dan azimat dan menggantungkannya pada manusia dan binatang jika tidak ada di dalamnya kalimat yang tidak diketahui artinya. Maka sungguh telah tetap, bahwa Rosulullaah SAW mengajarkan kepada mereka (para sahabat) dari ketakutan : Aku berlindung dengan kalimat-kalimat ALLAH yang sempurna dari marah-Nya dan siksa-Nya dan kejahatan hamba-hambaNya dan dari godaan syetan dan kehadiran mereka. Maka adalah Abdullah bin Umar ra. mengajarkannya kepada anaknya yang sudah 'aqil (dewasa) dan menulisnya dan menggantungkannya kepada anaknya yang belum 'aqil (dewasa)" (HR. Abu Daud dan Turmudzi)
AZIMAT BERUPA TULISAN AL QUR'AN.
Sekumpulan ulama Salaf berpendapat
boleh menulis beberapa ayat Al Qur'an untuk penyakit 'Ain (mata jahat)
kemudian meminum air basuhan tulisan tersebut. Berkata Imam Mujahid,
"Tidak apa-apa menulis Al Qur'an dan membasuhnya dan meminumkannya
kepada orang sakit". Dan seperti itu juga diriwayatkan dari
Abi Qilabah. Dan disebutkan riwayat dari Ibnu Abbas bahwa beliau menyuruh
menulis 2 ayat Al Qur'an untuk wanita yang sulit melahirkan, lalu
membasuhnya dan meminumnya. Dan berkata Ayub, "Aku pernah
melihat Abu Qilabah menulis tulisan sebagian dari Al Qur'an lalu membasuhnya
dengan air dan meminumkannya kepada seseorang laki-laki yang punya
penyakit"
(Kitab AT Thibbun Nabawi halaman 133)
KHASIAT DAN KEKUATAN YANG TIDAK TERLIHAT YANG DITITIPKAN ALLAH
KE SUATU BENDA MATI ITU MEMANG BOLEH ADA.
Benda bertuah berupa
baju gamis milik Nabi Yusuf. ALLAH berfirman, "Pergilah kamu
dengan membawa baju gamisku ini lalu letakkanlah baju gamisku ke wajah
ayahku (Yakub as) nanti ia akan melihat kembali dan bawalah keluargamu
semuanya kepadaku"
(Surat Yusuf ayat 93)
Simpul Sihir Labid seorang Yahudi yang telah mensihir Nabi Muhammad SAW, kemudian Nabi Muhammad SAW menyuruh keluarganya untuk membuka simpulan itu dimana setiap membuka simpulan disuruh baca surat Al Falaq dan Annaas. Nabi tidak meminta ke ALLAH tapi menyuruh membuka simpul sihir itu, ini berarti kekuatan gaib bisa jadi ada di suatu benda, semua dari ALLAH juga.
(Lihat Lubabun Nuqul fii Asbaabin Nuzul surat Al Falaq dan An Nas)
Jubah Nabi Muhammad SAW, Asma binti Abi Bakr berkata : "Jubah ini pernah dipakai Nabi SAW lalu kami membasuhnya untuk orang sakit agar bisa sembuh dengan jubah tersebut"
(HR. Muslim, lihat Al Ajwibah Al Gholiyah Fii 'Aqidatil Firqotin Naajiyah bab Tabarruk (Ambil Berkah) Bi Aa-tsaarish Sholihin (Dengan Bekas Orang Sholeh))
Rambut Nabi Muhammad SAW, Kholid bin Walid pernah meletakkan rambut Nabi SAW di dalam pecinya. Lalu pernah pecinya terjatuh di salah satu perangnya, lalu Kholid bin Walid bersungguh-sungguh mengambilnya sehingga para sahabat mengingkarinya karena sebab perbuatan Kholid banyak para sahabat yang gugur. Maka berkatalah Kholid : Saya tidaklah melakukannya karena sebab peci itu tetapi karena di dalam peci itu terdapat rambut Nabi SAW agar tidak hilang berkahnya dan tidak jatuh ke tangan orang-orang musyrik.
(Kitab Asy Syifa karangan Qodi 'Iyadh)
Air Wudhu' Nabi Muhammad SAW, diriwayatkan dari Abi Juhayfah : "Aku melihat Bilal mengambil air wudhu'nya Nabi SAW dan manusia (para sahabat) pun cepat-cepat mengambil air wudhu' Nabi tersebut. Lalu siapa saja yang mendapatkan air wudhu' Nabi
tersebut mereka mengusapkan air wudhu' Nabi tersebut (ke tubuhnya), sedangkan yang tidak mendapatkan air wudhu' Nabi tersebut, mereka mengambil dari basahan di tubuh para sahabat Nabi (yang berhasil mengambil air wudhu' Nabi)" (HR.
Bukhori dan Muslim, yaitu untuk tabarruk dan memohon kesembuhan)
ULAMA MEMBOLEHKAN.
Telah berkata Imam Nawawi dalam kitabnya
Syarhul Muhadzdzab, "Jikalau Al Qur'an ditulis di sebuah
lauh (papan/batu tulis) atau pada bejana kemudian membasuhnya (tulisan
tersebut) kemudian meminum air basuhan tersebut oleh orang sakit,
maka berkatalah Hasan Bashri, Mujahid, Abu Qilabah dan Auza'i : '
Tidak apa-apa dengannya' . Tapi An Naha'i memakruhkannya".
Telah berkata Qodi Husen dan Baghowi dan selain keduanya,"Jika
menulis Al Qur'an di makanan yang manis atau makanan (lainnya) maka
tidak apa-apa memakannya". Zarkasyi berpendapat tidak boleh
memakan kertas yang bertuliskan ayat Al Qur'an. Ibnu Abdus Salam berfatwa
makan dan minum dari kertas itu juga dilarang karena menjadikan kertas
tersebut bertemu dengan najis bathin.
(Kitab Khozinatul Asror halaman
67)
MEDIANYA HARUS HALAL.
Imam Ahmad dan lainnya menyatakan tidak
mengapa menulis Al Qur'an untuk orang yang kena musibah atau lainnya
termasuk sakit dengan materi (media/bahan) yang dibolehkan lalu membasuh
dan meminumnya. Tidak boleh menulisnya dengan selain Al Qur'an seperti
tulisan-tulisan yang tidak dimengerti artinya dari bahasa-bahasa berbagai
ajaran yang berbeda-beda, karena mengandung di dalamnya kekafiran.
Materi (media)nya tidak boleh berupa darah dan semacamnya yang termasuk
najis karena haram bahkan kafir. Tidak boleh juga semisal membolak-balikkan
huruf Al Qur'an.
(Kitab Khozinatul Asror halaman 67 dan Tafsir Ruuhul
Bayan pada akhir Surat Al Ahqof)
PENGERTIAN SIHIR.
Sihir adalah kekuatan gaib yang diciptakan
ALLAH untuk makhluk-Nya, dimana kekuatan gaibnya berupa kekuatan pengaruh
ruh-ruh jahat (jin atau syetan), dan dapat berpengaruh pada unsur
alam. Seperti diceritakan dalam Asbabun Nuzul surat Al Falaq dan An
Nas yaitu ketika Nabi SAW sakit seolah mendatangi istri-istrinya ternyata
tidak, dan ternyata setelah diberitahu oleh Malaikat, sihirnya ada
pada sebuah sumur dan berupa tali yang disimpul-simpulkan. 'Aisyah
ra. berkata, "Rasulullah SAW pernah disihir sehingga beliau
sungguh berkhayal bahwa dirinya mendatangi istri-istrinya padahal
beliau tidak mendatangi istri-istri beliau."
(HR. Bukhori
dan Muslim, Abu Daud dan Ahmad.
Lihat kitab Ath Thibbun Nabawi Halaman
100)
HATI-HATI! Buku berjudul RAJA JIN menyesatkan. Karena menghina Imam Bukhori dan Muslim dengan perkataan, "Hadits tersebut diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim sebelum mereka bertobat"
Semoga pengarang buku tersebut yang merupakan buku best seller segera bertaubat dari tuduhannya dan kesombongannya seolah dirinya lebih 'alim dari Imam Bukhori dan Muslim.
SARANA AIR DAN GARAM YANG DIYAKINI DAPAT MENGOBATI PENYAKIT SEBELUM
ADA PENELITIAN ILMIAH OLEH PARA PAKAR ILMU PENGETAHUAN MODERN.
Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud dia berkata, "Ketika
Rasulullah SAW solat, ketika sujud beliau disengat oleh kalajengking
pada jari-jarinya. Maka berpalinglah Rasulullah SAW dan beliau berkata,
"Semoga ALLAH melaknati kalajengking itu, selama kau tinggalkan
Nabi dan selainnya". Abdullah bin Mas'ud berkata, "Kemudian
Nabi meminta bejana yang isinya air dan garam. Lalu beliau memulai
meletakkan air dan garamnya tersebut ke tempat luka sengatan tadi
dan beliau membaca Qul Huwallaahu Ahad dan Al Mu'awwi-dzatain (Al
Falaq dan An Nas) sehingga luka sengatan tadi menjadi tenang"
(Kitab Ath Thibbun Nabawi halaman 141)
SARANA TANAH.
Dari 'Aisyah ra dia berkata, "Adalah
Rasulullah SAW apabila seseorang mengadu sakit atau ada yang punya
bisul/kudis atau luka, maka beliau berkata dengan jari-jarinya seperti
ini (Dan Sufyan meletakkan jari telunjuknya ke tanah kemudian
mengangkatnya) dan beliau berkata, "Dengan Nama ALLAH, inilah
debu tanah kami, dengan ludah sebagian kami, agar orang sakit kami
disembuhkan, dengan izin Tuhan kami."
(HR. Bukhori, Muslim,
Abu Daud, Nasai, Ibnu Majah dan Ahmad)
TIUPAN KE TUBUH.
Dari 'Aisyah dia berkata, "Adalah
Rasulullah SAW apabila berbaring di tempat tidurnya, beliau meniup
kedua tapak tangannya dengan (sebelumnya membaca) Qul Huwallaahu Ahad
dan Al Mu'awwi-dzatain (Al Falaq dan An Nas) kemudian beliau mengusap
wajahnya dengan kedua tapak tangannya tersebut dan mengusap bagian
tubuh mana saja yang tangannya sampai."
(HR. Imam Bukhori
dan Muslim)
Orang Islam dibantu KHODDAM MALAIKAT.
Ya (cukup), jika kamu bersabar dan
bersiap siaga dan mereka datang menyerang kamu dengan seketika itu
juga, pasti ALLAH menolong kamu dengan 5000 malaikat yang memakai
tanda
(Surat Ali Imron ayat 125)
Boleh minta bantuan langsung kepada KHODDAM MALAIKAT DAN WALIYYULLAAH.
Nabi SAW bersabda : "Jika kamu tersesat (di jalan) atau ingin pertolongan di bumi yang tidak ada orang yang baiknya maka katakanlah : YAA 'IBAADALLAAH A-GHII-TSUUNII (Wahai para penyembah ALLAH, tolonglah aku. Dalam riwayat lain : YAA 'IBAADALLAAH A'IINUUNII), maka sesungguhnya ALLAH itu memiliki para penyembahnya yang tidak kalian lihat"
(HR. Thobroni dari 'Atabah bin Ghozwan, lihat kitab Al Ajwibah Al Gholiyah Fii 'Aqidatil Firqotin Naajiyah bab Al Istighotsah)
Boleh minta bantuan KHODDAM JIN MUSLIM YANG SOLEH
(Tapi harus hati-hati, jangan terpengaruh permintaan syarat dari jin yang menyalahi syari'at dan akidah Islam). ALLAH berfirman, "Dan dihimpunkan untuk
Sulaiman tentaranya dari Jin, manusia dan burung lalu mereka itu diatur
dengan tertib (dalam barisan).
(Al Qur'an surat An Naml ayat
17)
HARAM BERLINDUNG KEPADA JIN YANG TIDAK SOLEH.
Dan bahwasanya ada beberapa
orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa
laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa
dan kesalahan.
(Surat Al Jin ayat 6)
SEDIKIT TAPI TERUS MENERUS.
Diriwayatkan dari 'Aisyah ra,
bahwa Nabi bersabda, "AHABBUL A'MAALI ILALLAAHI ADWAAMUHAA
WA-IN QOLLA". Artinya, "Perbuatan yang paling dicintai
ALLAH adalah yang terus menerus walaupun hanya sedikit".
(HR.
Bukhori dan Muslim)
DISUNNAHKAN JUMLAHNYA GANJIL.
Nabi SAW bersabda, "Sesungguhnya
ALLAH itu berjumlah ganjil, Dia juga mencintai yang berjumlah ganjil."
DIULANGI TERUS AGAR TAMBAH YAKIN.
Diriwayatkan dari Anas
ra, bahwa Nabi SAW bersabda, "Apabila kamu mengadu sakit,
maka letakkanlah tangan kamu ditempat yang sakit, kemudian katakanlah,
"Dengan Nama ALLAH, aku berlindung dengan kemuliaan-Nya
dan kuasa-Nya dari kejahatan apa yang aku dapatkan dari sakitku ini",
kemudian angkatlah tanganmu kemudian ulangi demikian dengan jumlah
ganjil"
(HR. Imam Turmudzi)
IKHLAS ADALAH KARENA ALLAH.
Katakanlah, "Sesungguhnya
solatku, ibadahku, hidupku, matiku untuk Robb semesat alam. Tidak
ada sekutu bagi-Nya".
(Surat Al An'am ayat 162-163)
AMAL DITERIMA JIKA IKHLAS.
Diriwayatkan dari Abu Umamah,
Nabi SAW bersabda, "Sesungguhnya ALLAH Ta'ala tidaklah menerima
suatu amal kecuali jika dilakukan secara ikhlas dan yang dicari adalah
wajah ALLAH."
(HR.An Nasa-i)
IKHLAS MENJAUHKAN DARI NERAKA. Sesungguhnya ALLAH Ta'ala
sungguh mengharamkan api neraka bagi orang yang mengucapkan LAA-ILAAHA
ILLALLAAH, dengan demikian itu ia mencari wajah ALLAH.
(HR. Bukhori
dan Muslim)
FIRASAT YANG BENAR ADALAH DENGAN CAHAYA ALLAH.
Nabi SAW bersabda,
"ITTAQUU FIROOSATAL MU'MIN FA-INNAHUU YANZHURU BINUURILLAHI".
Artinya : "Takutlah kamu terhadap firasatnya orang beriman
(mu'min) karena ia melihat dengan cahaya ALLAH"
(HR. Turmudzi)
PERKATAAN YANG BENAR KARENA BANTUAN MALAIKAT.
Diriwayatkan
dari Anas ra, bahwa Nabi SAW bersabda : "Sesungguhnya ALLAH
memiliki malaikat di bumi yang berbicara di atas lisan anak cucu Adam
dengan sesuatu yang ada pada seseorang dari perbuatan baik dan buruk".
(HR. Bayhaqy)
BOLEH MINTA UPAH.
Abu 'Ubed, Ahmad, Bukhori, Muslim, Abu
Daud, Turmudzi, Nasai, Ibnu Majah, Ibnu Jarir, Al Hakim, dan Bayhaqi,
dari Abu Sa'id Al Khudri ra. dia berkata: "Rasulullah SAW telah
mengutus kami pada suatu peperangan 30 pengendara. Maka turunlah kami
di suatu kaum orang Arab lalu kami minta mereka untuk menjadikan kami
tamu mereka. Maka mereka menolak. Kemudian disengatlah ketua suku
mereka oleh kalajengking lalu mereka berkata, Apakah pada kamu ada
seseorang yang bisa menjampi dari sengatan kala jengking? Maka aku
katakan : Ya, aku. Akan tetapi aku tidak akan melakukannya sehingga
kalian memberikan kami sesuatu. Mereka menjawab, Kami akan berikan
kalian 30 kambing. Abu Sa'id berkata maka aku baca ALHAMDULILAHI ROBBIL
'AALAMIIN (Surat Al Fatihah) 7x atas sengatan tersebut. Maka ketika
kami menggenggam seekor kambing, disodorkanlah kepada kami darinya.
Lalu kami manahan diri sehingga mendatangi Nabi SAW. Maka kami sebutkan
demikian itu kepada beliau. Lalu Nabi menjawab, Dari mana kamu mengetahui
bahwa Al Fatihah itu adalah jampi. Bagi-bagilah kambing itu dan buatlah
untukku bersamamu."
BOLEH AMBIL UPAH DARI PENGOBATAN DENGAN AL QUR'AN.
Seorang
sahabat Nabi SAW berkata : Aku telah mengambil upah atas kitab ALLAH
(setelah mengobati orang dengan Kitab ALLAH)) sehingga kami tiba di
Madinah. Lalu sahabat yang lain berkata (kepada Rasulullah SAW), Dia
telah mengambil upah atas kitab ALLAH. Maka berkatalah Nabi 'Alayhis
Sholaatu was Salaam, Sesungguhnya yang paling berhak kalian ambil
upah adalah Kitab ALLAH.
(HR. Imam Ahmad, Bukhori dan Bayhaqy dari
Ibnu 'Abbas ra)
UPAH ITU BAGIAN DARI AL QUR'AN.
Abu Nu'aim meriwayatkan,
dari Abu Huroiroh ra, "Telah besabda Nabi 'Alayhis Sholatu was
Salam, 'Barangsiapa mengambil upah atas Al Qur'an, maka demikian itu
bagiannya dari Al Qur'an.'"
IMAM MADZHAB SEPAKAT BOLEHNYA AMBIL UPAH.
Para Imam Madzhab
yang 3 dan sebagian Ulama' Madzhab Hanafi dari golongan Ulama Mutaakhkhirin,
mereka mengambil dalil dengan hadits-hadits ini (di atas) tentang
mengambil upah.
TIDAK WAJIB MEMBERI / MENGAMBIL UPAH, BUKAN TIDAK BOLEH.
Dalam Risalah Bulughul Arob Li-dzawil Qurbi oleh Asy Syaronbilaly
: Tidak boleh mengambil/meminta upah atas perbuatan taat seperti mengajari
Al Qur'an, Fiqih, jadi Imam Solat, Adzan, memberi peringatan/zikir,
hajji dan perang, maksudnya TIDAK WAJIB UPAH Dan menurut Ulama Madinah,
BOLEH. Seperti itu juga (membolehkan upah) pendapat Imam Syafi'i,
Nashir, 'Ishom, Abu Nashr, dan Abul Layts (semoga ALLAH TA'ALA merahmati
mereka)
(Ketiga hadits dan pendapat ulama tersebut dapat dilihat di kitab Khozinatul
Asror halaman 64)
Alamat Surat Menyurat (Wesel/Western Union) : Jl. Kalibata Raya Gg. H. Maliki Cawang III RT 11 RW 05 No. 36
Jakarta Timur 13630
Indonesia
Alamat Kediaman Baru (Datang Langsung) : Perumahan Citra Indah Komplek Agave Blok i 7 No. 5
Jonggol, Jawa Barat
"MAAF, Kami Tidak Buka Praktek Khusus, kami bukan dukun/tabib/paranormal,
jika mau datang ke tempat kami harap buat janji dulu. Kami tidak menerima ramal meramal, deteksi gaib, terawangan dll semacamnya. Methode kami adalah wirid dan tabarruk Islami serta seni pernafasan tenaga dalam. Untuk konsultasi biaya sukarela seikhlasnya. Belajar Ilmu Hikmah biaya sesuai yang ada di menu Transfer Ilmu Hikmah "
Exists Since February 18, 2001 in DotCom Version
Last Modified at Second of Week of Mar 2010
We are exists since 23 September 1999
KONSULTASI
Khusus Konsultasi Masalah Pribadi Secara Online Biaya Seikhlasnya, klik menu PEMBAYARAN
DOWNLOAD
Jawaban
Habib Mundzir
Atas Ajaran Wahabi
Ibn Bazz
CHATTING
SPONSOR
IKLAN
DARI LUAR - RANDOM Isi diluar tanggung jawab kami